By Konstantin Kovshenin

So Github doesn’t work for you? This article is about setting up a private, remote and shared Git repository for you and your team. I’m using Ubuntu 10.10 and 10.04, as well as Fedora Linux (assuming you replace apt-get with yum), anyhow this should work on all other distros with minor modifications.

I’m not going to tell you what Git is, and I’m not going to teach you how to use it. What I will do is guide you through the steps of setting up a Git repository on your VPS and giving you and your team access to that repository over SSH. You have to be familiar with the Git command-line client, so don’t come back and comment if you can’t get it right using TortoiseGit or whatsoever. So, without further ado. Continue reading

By Rashedul Islam Sumon

When we develop projects sometime we need to make the website act as a document root like first party domain. By accomplish this we need to set up virtual hosts on the local server. I’ll explain here about this using XAMPP on MAC OS X LION. XAMPP uses Apache web server so we need to do it by configuring Apache. But who are new in development and MAC OS may fall some problem with it. I’ll discuss on the problems you may face here.

 

To create virtual hosts on our OS X with XAMPP, we need to do the following:

  1. Modify the httpd.conf to include the virtual hosts file
  2. Create a virtual hosts entry for each virtual host
  3. Modify the hosts file to work the virtual hosts you added.

Modify the httpd.conf

All you need to open and edit the httpd.conf which is located at /Applications/XAMPP/etc/httpd.conf. By default it is locked and you can’t edit it with GUI without rooting. So open your terminal. and add the following command :

sudo nano /Applications/XAMPP/etc/httpd.conf

Uncomment the following line

Include /Applications/XAMPP/etc/extra/httpd-vhosts.conf

Save it by Control+X and then Y then enter. Continue reading

setiap kali login di ubuntu server, aku selalu mendapatkan beberapa baris pesan yang isinya selalu sama. inilah pesan yang selalu muncul :

user@computer:$ ssh ditto@192.168.22.151
ditto@192.168.22.151's password:
Linux sos 2.6.32-38-server #83-Ubuntu SMP Wed Jan 4 11:26:59 UTC 2012 x86_64 GNU/Linux
Ubuntu 10.04.4 LTS

Welcome to the Ubuntu Server!
* Documentation: http://www.ubuntu.com/server/doc

System information disabled due to load higher than 1.0

Last login: Wed Apr 25 19:20:30 2012 from 192.168.22.15

file ini digenerate oleh beberapa file bawaan ubuntu yang ada di path /etc/update-motd.d, jadi cara paling simpel untuk mencegahnya adalah dengan menghapus atau memindahkan folder /etc/update-motd.d :

user@computer:$ sudo mv /etc/update-motd.d /etc/update-motd.d.bak

source :
http://www.howtogeek.com/howto/ubuntu/change-ssh-welcome-banner-on-ubuntu
http://computercon.blogspot.com/2011/05/change-ssh-welcome-banner.html

noise adalah gangguan yang dapat terjadi pada saluran komunikasi sehingga dapat menyebabkan kerusakan data, yang pada akhirnya menggangu proses penerimaan dan pengiriman data.

random noise adalah noise yang terjadinya tidak bisa diprediksi. macam2 random noise :

  1. thermal noise adalah noise akibat adanya efek panas
  2. intermodulation noise adalah noise akibat masuknya frekuensi asing ke saluran komunikasi
  3. crosstalk noise adalah noise akibat masuknya sinyal asing ke saluran komunikasi
  4. impulse noise adalah noise akibat masuknya sinyal yang memiliki level tegangan yang cukup tinggi secara tiba2 ke saluran komunikasi
  5. fading noise adalah noise akibat perubahan kondisi atmosfer bumi

statistical noise adalah noise yang terjadinya daoat diprediksi. macam2 statistical noise :

  1. redaman adalah turunnya level tegangan sinyal yang diterima akibat karakteristik media
  2. tundaan adalah keterlambatan datangnya sinyal sehingga memperlambat pemrosesan

source : Yan Everhard R, Ir. MT

Media transmisi adalah saluran komunikasi yang menghubungkan antara TX dan RX yang berfungsi untuk membawa data atau informasi.

Media transmisi ini merupakan sarana yang penting bagi terselenggaranya suatu proses komunikasi antara TX dan RX.

Media transmisi pada sistem komunikasi data dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian besar :

  1. Guided Media (cable)
  2. UnGuided Media

Continue reading

model dasar sistem komunikasi data :


Tugas utama dari sistem Komunikasi Data :

  1. Transmission System Utility : meningkatkan nilai guna sistem transmisi
  2. Interface : merubah format data dari serial ke paralel antara sistem komputer dan sistem transmisi
  3. Signal Generator : merubah bentuk data digital ke frekuensi antara sistem komputer dan sistem transmisi
  4. Synchronization : menyerempakkan data antara sistem komputer dan media
  5. Exchange Management : pengenalan identitas pengiriman oleh sistem penerima
  6. Error Detection and Correction : memeriksa validitas data dan memperbaiki apabila ada kesalahan
  7. Flow Control : mengatur aliran data antara pemancar dan penerima sehingga didapatkan urutan data yang benar pada saat penerimaan
  8. Addressing : menentukan alamat penerima
  9. Routing : menentukan jalur menuju alamat yang telah ditentukan
  10. Recovery : menentukan jalur alternatif apabila jalur yang telah ditentukan sebelumnya mengalami kegagalan
  11. Message Formatting : menentukan format data yang dapat dimengerti oleh pemancar dan penerima
  12. Security and Network Management

Continue reading

Komunikasi Data
Merupakan suatu bagian dari ilmu komunikasi yang mengkhususkan diri pada penyampaian informasi melalui media elektronika dengan bantuan komputer secara akurat dengan kehandalan yang tinggi.

Data
Kenyataan / fakta penting yang tercatat / terekam yang dapat diproses / diinterprestasikanoleh komputer / manusia sehingga menghasilkan arti yang bermacam – macam.

Informasi
Sekumpulan data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga mempunyai arti dan makna tertentu.

Komponen dasar didalam suatu sistem komunikasi data :

  1. Pemancar (TX) : pengubah dari data digital ke bentuk sinyal
  2. Media (Saluran) Komunikasi : saluran transmisi
  3. Penerima (RX) : pengubah dari sinyal ke data digital
  4. Informasi

Continue reading

sebenernya proses ssh ke mirror dapat dipercepat dengan tanpa password. seiring bertambahnya mesin yang kita handle, bertambah pula record password yang ada di pikiran kita. apa yang terjadi jika ada banyak mesin dengan password yang berbeda2? yang paling mungkin saat salah masukin password, kita tanya teman yang lain atau melihat dokumentasi mesin dan password (kalo ada). dan itu pasti makan waktu entah 1-2 menit.

untuk efisiensi waktu, salah satu solusinya adalah penggunaan command ssh-copy-id. ssh-copy-id digunakan untuk mengopikan id yang ada id file [HOME_CLIENT]/ssh/id_rsa.pub ke mesin lain di path [HOME_SERVER]/.ssh/authorized_keys. setelah pengopian dilakukan, setiap kita melakukan dari [CLIENT] ke [SERVER] tidak akan diminta untuk memasukkan password lagi, kecuali id_rsa.pub-nya [CLIENT] yang dikopikan tadi dihapus dari [HOME_SERVER]/.ssh/authorized_keys.

untuk melakukan ssh-copy-id secara hampir bersamaan di seluruh mesin, bisa menggunakan suatu script. daftar ip mesin dan password bisa diletakkan di dalam 1 file (jika user yang kita punya di seluruh mesin sama).

berikut langkah2nya :

install library python-pexpect :

user@computer:$ sudo apt-get install python-pexpect

kemudian siapkan file ~/ipserver.txt yang berisi daftar ip mesin dan passwordnya :

192.168.1.10|password10
192.168.1.11|password11
192.168.1.12|password12

setelah itu, buat suatu file misalnya autossh.py di home folder dan isi dengan code berikut :

#!/usr/bin/env python
# -*- coding: utf-8 -*-
import pexpect
 
ssh_newkey = 'Are you sure you want to continue connecting'
ip = open('~/ipserver.txt', 'r')
# my ssh command line
 
for b in ip:
	iplist		= b.split("|")
	passwordlist	= iplist[1].split("\n")
	ipaddress	= iplist[0]
	password	= passwordlist[0]
 
	p=pexpect.spawn('ssh-copy-id -i .ssh/id_rsa.pub user@' + ipaddress)
 
	i=p.expect([ssh_newkey,'password:',pexpect.EOF])
	if i==0:
		print "I say yes"
		p.sendline('yes')
		i=p.expect([ssh_newkey,'password:',pexpect.EOF])
	if i==1:
		print "I give password " + ipaddress + " " + password,
		p.sendline(password)
		i=p.expect([ssh_newkey,'password:',pexpect.EOF])
	elif i==2:
		print "I either got key or connection timeout"
		pass
	print p.before # print out the result
ip.close()

kemudian jalankan di terminal :

user@computer:$ python ~/autossh.py

udah gitu aja, sekarang coba ssh ke salah satu mesin yang ip-nya ada di ~/ipserver.txt. normalnya sih udah gak diminta masukkan password lagi.

source : http://linux.byexamples.com/archives/346/python-how-to-access-ssh-with-pexpect/

1. Proses INPUT OUTPUT
Sebuah Proses memerlukan Input / Output

File Deskriptor
Proses Input Output

Instruksi / Command yang diberikan pada Linux melalui shell disebut sebagai eksekusi program yang selanjutnya disebut proses.
Setiap kali instruksi diberikan, maka linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID ( Process Identity )
Proses dalam linux membutuhkan input dan menghasilkan output.
Dalam konteks Linux input / output adalah :
- Keyboard
- Layar
- File
- Struktur data Kernel
- Peralatan input/output lainnya (network)

2. File DESCRIPTOR
Linux berkomunikasi dengan file melalui file descriptor yang direpresentasikan melalui angka yang dimulai dari 0,1,2 dan seterusnya.
Tiga buah file descriptor standar yang lalu diciptakan oleh proses adalah :
0 = keyboard ( standar input )
1 = layar ( standar output )
2 = layar ( standar error )

File Deskriptor
File Descriptor

Linux tidak membedakan antara peralatan hardware dan file, Linux memanipulasi peralatan hardware sama dengan file.

Continue reading