organisasi file part 1

Mar 29th, 2009 | Posted by

File diorganisasi (disusun) berdasarkan urutan-urutan record-record. Record-record dipetakan ke dalam blok-blok dalam harddisk

blok berukuran tetap, 1 blok berisi lebih dari 1 record.
JENIS RECORD BERDASARKAN PANJANGNYA :

  • FIXED LENGTH RECORD
  • VARIABLE LENGTH RECORD
organisasi-file-1

tabel 1

FIXED LENGTH RECORD : Record yang panjangnya tetap.

Misal : untuk membuat record mahasiswa

TYPE MAHASISWA = RECORD

NIM : CHAR(10);

NAMA : CHAR(40);

ALAMAT : CHAR(50);

END

Tiap karakter menyimpan 1 byte, maka record ke 1 untuk data mahasiswa di atas akan menyimpan 100 byte, kemudian 100 byte untuk record yang kedua dan seterusnya. Penempatan record pada blok disebut blocking. Metode blocking untuk record berukuran tetap adalah fixed length blocking.

Misal :

1 block dapat menyimpan 250 byte, jika 1 record panjangnya 100 byte maka BLOCKING SBB:

Organisasi File Blocking

Organisasi File Blocking

Kelebihan fixed length record : mudah dalam pemrograman, karena untuk menyisipkan atau menghapus record mudah karena panjang recordnya sama.

Kekurangan fixed length record : boros tempat penyimpanan.

VARIABLE LENGTH RECORD : Record yang panjangnya tidak tetap.

Misal : untuk membuat record mahasiswa

TYPE MAHASISWA = RECORD

NIM : VARCHAR(10);

NAMA : VARCHAR(40);

ALAMAT : VARCHAR(50);

END

Panjang tiap record berbeda-beda tergantung dari isi dari masing-masing record. Penempatan record dalam blok tergantung dari panjang record. Metode blocking untuk record berukuran tidak tetap ada dua :

  • Variable length spanned blocking
  • Variable length unspanned blocking
Organisasi File Variable Length Record

Organisasi File Variable Length Record

Variable length spanned blocking : record ditempatkan dalam blok sesuai dengan ukurannya jika panjang record tidak dapat dimuat dalam 1 blok maka record dapat muat dalam blok terpisah (1 record dapat dipotong)‏.

Misal : 1 blok dapat memuat 100 byte.
PANJANG RECORD 1 = 80 BYTE
PANJANG RECORD 2 = 40 BYTE
PANJANG RECORD 3 = 50 BYTE

Organisasi File Spanned Blocking

Organisasi File Spanned Blocking

Variable length unspanned blocking : record ditempatkan dalam blok sesuai dengan ukurannya jika panjang record tidak dapat dimuat dalam 1 blok maka record dapat muat dalam blok terpisah (1 record tidak boleh dipotong)‏.

Misal : 1 blok dapat memuat 100 byte.
PANJANG RECORD 1 = 80 BYTE
PANJANG RECORD 2 = 40 BYTE
PANJANG RECORD 3 = 50 BYTE

Organisasi File Unspanned Blocking

Organisasi File Unspanned Blocking

Kelebihan variable length record : hemat tempat penyimpanan.

Kekurangan variable length record : sulit digunakan dalam pemrograman, karena panjang record berbeda maka tiap akhir record digunakan symbol end of record yang menandakan record sudah berakhir.

Read more…

Tags:

media penyimpanan

Mar 28th, 2009 | Posted by

JENIS-JENIS MEDIA PENYIMPANAN

  • Cache Memory
  • Main Memory
  • Flash Memory
  • Magnetic Disc Storage
  • Optical Storage
  • Tape Storage
  • RAID

GAMBARAN UMUM BENTUK FISIK

Terdapat beberapa tipe media penyimpanan data pada sistem komputer. Penyimpanan data dibedakan berdasarkan :

  • Kecepatan Akses Data
  • Harga dari Media Penyimpanan
  • Kehandalan dari Media Penyimpanan

Media penyimpanan informasi di system computer dibagi menjadi 2 tipe utama :
Penyimpan primer / Primary Storage. Ciri-ciri :

  • Kecepatan akses tinggi
  • Harganya relative mahal
  • Kapasitas relative kecil
  • Volatile

Penyimpan sekunder / Secondary Storage. Ciri-ciri :

  • Kecepatan akses rendah
  • Harganya relative murah
  • Kapasitas relative besar
  • Non-volatile

Read more…

Tags:

konsep dasar basis data

Mar 28th, 2009 | Posted by

Basis Data
Data Base Management System (DBMS) terdiri dari : sekumpulan data yang saling berhubungan dan suatu himpunan program yang melakukan akses terhadap data tersebut.

Tujuan DBMS yang paling utama adalah :

  • memelihara informasi
  • informasi tersedia pada saat yang dibutuhkan.

Data yang disimpan perlu diatur dalam Manajemen Data
Oleh karena itu perlu dipelajari :

  • struktur informasi
  • mekanisme dalam melakukan manipulasi terhadap informasi

Komponen Basis  Data

  • DATA, data tersimpan secara terintegrasi dan dipakai secara bersama-sama
  • HARDWARE, perangkat keras yang digunakan dalam mengelola sistem database
  • SOFTWARE, perangkat lunak perantara antara pemakai dengan data fisik. perangkat lunak dapat berupa data base management system dan berbagai program aplikasi
  • USER, sebagai pemakai sistem

Data

Ciri-ciri data didalam database :

  • Data disimpan secara terintegrasi (integrated) : Database merupakan kumpulan dari berbagai macam file dari aplikasi-aplikasi yang berbeda, yang disusun dengan cara menghilangkan bagian-bagian yang rangkap (redundant)
  • Data dapat dipakai secara bersama-sama (shared) : Masing-masing bagian dari database dapat diakses oleh pemakai dalam waktu yang bersamaan, untuk aplikasi yang berbeda

Hardware

Terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer yang digunakan untuk pengelolaan sistem database berupa:

  • Peralatan untuk penyimpanan database, yaitu secondary storage (harddisk, disket, flash disk, CD)
  • Peralatan input (keyboard, scanner, kamera digital) dan output (printer, layar monitor)
  • Peralatan komunikasi data (ethernet card, modem)

Software

Berfungsi sebagai perantara (interface) antara pemakai dengan data physik pada database. Software pada sistem database dapat berupa:

  • Database Management System (DBMS), yang menangani akses terhadap database, sehingga pemakai tidak perlu memikirkan proses penyimpanan dan pengelolaan data secara detail
  • Program-program aplikasi dan prosedur-prosedur

User

Pemakai database dibagi atas 3 klasifikasi, yaitu:

  • Database Administrator (DBA) : Orang/team yang bertugas mengelola sistem database secara keseluruhan
  • Programmer : Orang/team yang bertugas membuat program aplikasi yang mengakses database, dengan menggunakan bahasa pemrograman, seperti Clipper, VB, Oracle baik secara batch maupun online untuk berinteraksi dengan komputer
  • End-user : Orang yang mengakses database melalui terminal, dengan menggunakan query-language atau program aplikasi yang dibuatkan oleh programmer

Read more…

Tags:

metode penelitian sampling

Mar 19th, 2009 | Posted by

POPULASI PENELITIAN (1)
Keseluruhan unit sampel yang berada dalam suatu batasan, dimana generalisasi penelitian akan berlaku padanya.
Batasan Populasi
Dimensi ruang
Dimensi ketercakupan
Dimensi Waktu
Dapat salah satu, atau kombinasi diantara kedua atau ketiganya
Identifikasi Karakteristik
Finite atau infinite (TERTENTU)
Jika finite, homogen, berlapis atau bercluster atau lainnya

POPULASI PENELITIAN (2)
Populasi sasaran (target): adalah populasi aktual dimana peneliti ingin melakukan generalisasi, tetapi secara riil jarang dapat terpenuhi dan diperoleh dinamakan populasi target. Atau suatu populasi dimana keterangan yang diharapkan akan diperoleh.
Populasi akses: adalah populasi dimana peneliti dapat melakukan generalisasi secara riil, karena dalam populasi tersebut tersedia kerangka sampel yang mana sampel akan diambil daripadanya.

POPULASI PENELITIAN (3)
ILUSTRASI 1

Topik: Penelitian ingin mengetahui hubungan antara enterpreunership dengan kinerja UKM di Jawa Timur.
Populasi akses : Seluruh UKM yang berada di Jawa Timur.
Populasi target : Seluruh UKM yang berada di Pulau Jawa atau bahkan di Seluruh Indonesia.

POPULASI PENELITIAN (4)
ILUSTRASI 2
Tujuan penelitian: ingin menyelidiki pembelajaran organisasi dan kewirausahaan Etnis Tiongwha pada usaha kecil roti/kue.
Populasi akses: Seluruh keluarga pengusaha kecil kue/roti (yang termasuk dalam kode ISIC, international standart industrial classificasion, 1541 – manufacture of bakery products) Etnis Tiongwha di Kota Malang.
Populasi target: Seluruh keluarga pengusaha kecil kue/roti (yang termasuk dalam kode ISIC, international standart industrial classificasion, 1541 – manufacture of bakery products) Etnis Tiongwha di Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu).

Read more…

metode penelitian metris

Mar 18th, 2009 | Posted by

PENDAHULUAN

Pengertian Penelitian
Dalam kamus Bahasa Indonesia, kata penelitian diartikan sebagai pemeriksaan yang teliti atau penyelidikan (pemeriksaan atau pengusutan) sedangkan kata menyelidiki berarti memeriksa dengan teliti, mengusut dengan cermat atau menelaah (mempelajari) dengan sungguh-sungguh, maka kata penelitian dan penyelidikan dianggap bersinonim.

Kata penyelidikan atau penelitian sebagai padanan kata research dalam bahasa Inggris, dimana “re : kembali dan “to search” : mencari, secara harafiah arti dari research adalah mencari kembali.

Penelitian adalah penyaluran rasa ingin tahu terhadap sesuatu / masalah dengan perlakuan tertentu sehingga diperoleh sesuatu, seperti mencapai kebenaran, memperoleh jawaban, pengembangan ilmu pengetahuan dan lain-lain. Kegiatan penelitian ini banyak dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dikalangan akademi maupun non akademi misal : perusahaan-perusahaan, atas dasar tersebut diperlukan adanya sesuatu metode terhadap penelitian tersebut sehinggan dapat cepat, tepat dan akurat.

Beberapa penulis/ahli berikut ini memberikan arti dari penelitian, adalah sebagai berikut :

F.L. Whitney
Penelitian adalah suatu proses yang hasilnya merupakan kebenaran

T.Hillway
Penelitian adalah suatu metode studi yang dilakukan seseorang melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna terhadap suatu masalah, sehingga diperoleh pemecahan yang tepat mengenai masalah tersebut.

Perasons
Penelitian adalah pencarian atas sesuatu secara sistematis dengan penekanan bahwa pencarian dilakukan terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan.

Kamus Webter’s New International
Penelitian adalah penyelidikan yang hati-hati dan kritis dalam usaha untuk mencari fakta-fakta dan prinsip-prinsip

Ibnu Subiyanto
Penelitian adalah proses pencarian kebenaran atau pembuktian terhadap fenomena (gejala) yang dihadapi melalui prosedur kerja tertentu

Sugiyono
Penelitian adalah merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan dengan tujuan dan kegunaan tertentu

Hermawan Wasito
Penelitian adalah usaha untuk memperoleh fakta atau prinsip cara mengumpulkan dan menganalisa data atau informasi yang dilaksanakan dengan teliti, jelas, dan sistematis serta dapat dipertanggung jawabkan

Read more…

filosofi penelitian

Mar 18th, 2009 | Posted by

Kenapa Meneliti?
Ingin Manusia Mencari Kebenaran
Telah Terjadi Proses Sekularisasi Alam
Ditemukan Berbagai Cara Mencari Kebenaran

Books Reference
Wardiyanta, (2006). Metode Penelitian Pariwisata, Jogjakarta:Andi
Agung Ngurah I Gusti, (2005). Manajemen Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Jakarta: Grafindo Persada

Berbagai Cara Mencari Kebenaran
Secara kebetulan
Trial And Error
Melalui Otoritas
Berpikir Kritis/Berdasarkan Pengalaman
Melalui Penyelidikan Ilmiah

PENGANTAR:APAKAH PENELITIANITU?
Pengertian yang salah tentang Penelitian
Penelitian bukan hanya mengumpulkan informasi (data)
Penelitian bukan hanya memindahkan fakta dari suatu tempat ke tempat lain
Penelitian bukan hanya membongkar-bongkar mencari informasi
Penelitian bukan suatu kata besar untuk menarik perhatian.

Pengertian yang benar tentang Penelitian dan Karakteristik Proses Penelitian
Penelitian dimulai dengan suatu pertanyaan atau permasalahan.
Penelitian memerlukan pernyataan yang jelas tentang tujuan.
Penelitian mengikuti rancangan prosedur yang spesifik.
Penelitian biasanya membagi permasalahan utama menjadi sub-sub masalah yang lebih dapat dikelola.
Penelitian diarahkan oleh permasalahan, pertanyaan, atau hipotesis penelitian yang spesifik.
Penelitian menerima asumsi kritis tertentu.
Penelitian memerlukan pengumpulan dan interpretasi data dalam upaya untuk mengatasi permasalahan yang mengawali penelitian.
Penelitian adalah, secara alamiahnya, berputar secara siklus; atau lebih tepatnya,

Bagan Penelitian

Bagan Penelitian

Macam Tujuan Penelitian
1)      eksplorasi (exploration)
2)      deskripsi (description)
3)      prediksi (prediction)
4)      eksplanasi (explanation) dan
5)      aksi (action).

Hubungan Penelitian dengan Perancangan
Menurut Zeisel (1981), perancangan mempunyai tiga langkah utama, yaitu: imaging, presenting dan testing, sedangkan imaging dilakukan berdasar empirical knowledge.
Perancangan/perencanaan/pengembangan, selain menggunakan pengetahuan dari khazanah ilmu pengetahuan, juga mempertimbangkan hal-hal lain, seperti estetika, perhitungan ekonomis, dan kadang pertimbangan politis, dan lain-lain.
Terhadap hasil perencanaan/perancangan/pengembangan juga dapat dilakukan penelitian evaluasi yang hasilnya juga akan memperkaya khazanah ilmu pengetahuan.

Read more…