paragraf

Apr 4th, 2009 | Posted by

1.Pengertian Paragraf
Pengertian paragraf terdapat dalam pemakaian bahasa tertulis. Sebuah paragraf terdiri atas beberapa kalimat atau lebih dari satu kalimat. Kalau dalam sebuah paragraf hanya terdapat satu kalimat, dapatlah dikatakan bahwa paragraf tersebut tidak ditata atau disusun sebagaimana mestinya.
Dari uraian singkat di atas dapat disimpulkan hal-hal berikut:

  • Paragraf mempunyai gagasan utama yang dituangkan dalam bentuk kalimat topik. Bagi penulis, gagasan utama itu merupakan pengendali isi paragraf, sedangkan bagi pembaca, gagasan utama menjadi kunci pemahaman karena merupakan rangkuman isi paragraf.
  • Paragraf terdiri atas beberapa kalimat yang berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi paragraf yang merenggang dan paragraf yang bertakuk.
  • Gagasan utama dinyatakan di dalam kalimat topik.
  • Salah satu kalimat dalam paragraf merupakan kalimat topik, selebihnya merupakan kalimat pengembang yang berfungsi memperluas keterangan, memperjelas, menganalisis, atau menerangkan kalimat topik.

2.Ciri Paragraf yang Baik
Sekurang-kurangnya dapat dikatakan ada lima cirri paragraf yang baik. Kelima ciri itu adalah kesatuan, kepaduan, ketuntasan, konsistensi sudut pandang, dan keruntutan. Paragraf dapat dikatakan baik apabila kelima ciri itu secara keseluruhan terdapat di dalamnya.

Read more…

penyimpanan data untuk database berorientasi object

Mar 29th, 2009 | Posted by

Sistem penyimpanan untuk database berorientasi object berbeda dengan sistem penyimpanan database dengan relasi. Karena database berorientasi object harus menangani data yang besar dan harus mendukung ketepatan pointer.

Teknik organisasi file seperti heap, sequential dan hashing dapat juga digunakan untuk menyimpan object pada database berorientasi object.

Pada database berorientasi objek memiliki kriteria :

  • Field dapat berupa sebuat set dari field. Misal : field alamat terdiri dari field nama jalan, no. Rumah, rt, rw, kelurahan
  • Object biasanya berupa data yang besar misal data gis dll

Pemetaan/penyimpanan object ke dalam stuktur file dilakukan dengan membuat beberapa modifikasi, antara lain :

  • Jika besar dari beberapa set field tersebut merupakan elemen yang kecil, maka digunakan stuktur data seperti link list
  • Jika besar dari beberapa set field tersebut merupakan elemen yang besar, maka set field tersebut diimplementasikan sebagai relasi dalam database. setiap relasi akan terdiri dari satu baris untuk tiap set field dari tiap object. tiap baris harus mempunyai object identifier dari object

Read more…

Tags:

organisasi file part 2

Mar 29th, 2009 | Posted by

[lanjutan dari part 1]

PRIMARY INDEKS

Pada file indeks yang menggunakan primary indeks, semua file master telah diurutkan berdasarkan primary key. File indeks juga telah diurutkan berdasarkan primary key semua file yang ada di atas disebut file indeks sekuential. Record indeks terdiri dari search key dan pointer yang menunjuk pada satu atau lebih record. Pointer terdiri dari identifier dari blok tempat record berada dalam disk.

ADA 2 TIPE PENGURUTAN INDEKS YANG DIGUNAKAN

  • Dense index : Semua nilai dari search key muncul pada file index
  • Sparse index : Hanya sebagian dari nilai search key yang muncul pada file index
Dense Indeks

Organisasi File Index - Primary Indeks - Dense Indeks

Sparse Indeks

Organisasi File Index - Primary Indeks - Sparse Indeks

KELEBIHAN DENSE INDEX
Mencari lokasi record lebih cepat dibanding sparse index

KEKURANGAN DENSE INDEX
Membutuhkan tempat indeks lebih besar dibanding sparse index
Jika file master berubah, maka file index juga harus dirubah (maintenace lebih sulit dibanding dengan sparse index))‏

KELEBIHAN SPARSE INDEX
Membutuhkan tempat indeks lebih kecil dibanding dense index
Maintenace lebih mudah dibanding dengan dense index

KEKURANGAN SPARSE INDEX
Mencari lokasi record lebih lambat dibanding dense index

Read more…

Tags:

organisasi file part 1

Mar 29th, 2009 | Posted by

File diorganisasi (disusun) berdasarkan urutan-urutan record-record. Record-record dipetakan ke dalam blok-blok dalam harddisk

blok berukuran tetap, 1 blok berisi lebih dari 1 record.
JENIS RECORD BERDASARKAN PANJANGNYA :

  • FIXED LENGTH RECORD
  • VARIABLE LENGTH RECORD
organisasi-file-1

tabel 1

FIXED LENGTH RECORD : Record yang panjangnya tetap.

Misal : untuk membuat record mahasiswa

TYPE MAHASISWA = RECORD

NIM : CHAR(10);

NAMA : CHAR(40);

ALAMAT : CHAR(50);

END

Tiap karakter menyimpan 1 byte, maka record ke 1 untuk data mahasiswa di atas akan menyimpan 100 byte, kemudian 100 byte untuk record yang kedua dan seterusnya. Penempatan record pada blok disebut blocking. Metode blocking untuk record berukuran tetap adalah fixed length blocking.

Misal :

1 block dapat menyimpan 250 byte, jika 1 record panjangnya 100 byte maka BLOCKING SBB:

Organisasi File Blocking

Organisasi File Blocking

Kelebihan fixed length record : mudah dalam pemrograman, karena untuk menyisipkan atau menghapus record mudah karena panjang recordnya sama.

Kekurangan fixed length record : boros tempat penyimpanan.

VARIABLE LENGTH RECORD : Record yang panjangnya tidak tetap.

Misal : untuk membuat record mahasiswa

TYPE MAHASISWA = RECORD

NIM : VARCHAR(10);

NAMA : VARCHAR(40);

ALAMAT : VARCHAR(50);

END

Panjang tiap record berbeda-beda tergantung dari isi dari masing-masing record. Penempatan record dalam blok tergantung dari panjang record. Metode blocking untuk record berukuran tidak tetap ada dua :

  • Variable length spanned blocking
  • Variable length unspanned blocking
Organisasi File Variable Length Record

Organisasi File Variable Length Record

Variable length spanned blocking : record ditempatkan dalam blok sesuai dengan ukurannya jika panjang record tidak dapat dimuat dalam 1 blok maka record dapat muat dalam blok terpisah (1 record dapat dipotong)‏.

Misal : 1 blok dapat memuat 100 byte.
PANJANG RECORD 1 = 80 BYTE
PANJANG RECORD 2 = 40 BYTE
PANJANG RECORD 3 = 50 BYTE

Organisasi File Spanned Blocking

Organisasi File Spanned Blocking

Variable length unspanned blocking : record ditempatkan dalam blok sesuai dengan ukurannya jika panjang record tidak dapat dimuat dalam 1 blok maka record dapat muat dalam blok terpisah (1 record tidak boleh dipotong)‏.

Misal : 1 blok dapat memuat 100 byte.
PANJANG RECORD 1 = 80 BYTE
PANJANG RECORD 2 = 40 BYTE
PANJANG RECORD 3 = 50 BYTE

Organisasi File Unspanned Blocking

Organisasi File Unspanned Blocking

Kelebihan variable length record : hemat tempat penyimpanan.

Kekurangan variable length record : sulit digunakan dalam pemrograman, karena panjang record berbeda maka tiap akhir record digunakan symbol end of record yang menandakan record sudah berakhir.

Read more…

Tags:

media penyimpanan

Mar 28th, 2009 | Posted by

JENIS-JENIS MEDIA PENYIMPANAN

  • Cache Memory
  • Main Memory
  • Flash Memory
  • Magnetic Disc Storage
  • Optical Storage
  • Tape Storage
  • RAID

GAMBARAN UMUM BENTUK FISIK

Terdapat beberapa tipe media penyimpanan data pada sistem komputer. Penyimpanan data dibedakan berdasarkan :

  • Kecepatan Akses Data
  • Harga dari Media Penyimpanan
  • Kehandalan dari Media Penyimpanan

Media penyimpanan informasi di system computer dibagi menjadi 2 tipe utama :
Penyimpan primer / Primary Storage. Ciri-ciri :

  • Kecepatan akses tinggi
  • Harganya relative mahal
  • Kapasitas relative kecil
  • Volatile

Penyimpan sekunder / Secondary Storage. Ciri-ciri :

  • Kecepatan akses rendah
  • Harganya relative murah
  • Kapasitas relative besar
  • Non-volatile

Read more…

Tags:

konsep dasar basis data

Mar 28th, 2009 | Posted by

Basis Data
Data Base Management System (DBMS) terdiri dari : sekumpulan data yang saling berhubungan dan suatu himpunan program yang melakukan akses terhadap data tersebut.

Tujuan DBMS yang paling utama adalah :

  • memelihara informasi
  • informasi tersedia pada saat yang dibutuhkan.

Data yang disimpan perlu diatur dalam Manajemen Data
Oleh karena itu perlu dipelajari :

  • struktur informasi
  • mekanisme dalam melakukan manipulasi terhadap informasi

Komponen Basis  Data

  • DATA, data tersimpan secara terintegrasi dan dipakai secara bersama-sama
  • HARDWARE, perangkat keras yang digunakan dalam mengelola sistem database
  • SOFTWARE, perangkat lunak perantara antara pemakai dengan data fisik. perangkat lunak dapat berupa data base management system dan berbagai program aplikasi
  • USER, sebagai pemakai sistem

Data

Ciri-ciri data didalam database :

  • Data disimpan secara terintegrasi (integrated) : Database merupakan kumpulan dari berbagai macam file dari aplikasi-aplikasi yang berbeda, yang disusun dengan cara menghilangkan bagian-bagian yang rangkap (redundant)
  • Data dapat dipakai secara bersama-sama (shared) : Masing-masing bagian dari database dapat diakses oleh pemakai dalam waktu yang bersamaan, untuk aplikasi yang berbeda

Hardware

Terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer yang digunakan untuk pengelolaan sistem database berupa:

  • Peralatan untuk penyimpanan database, yaitu secondary storage (harddisk, disket, flash disk, CD)
  • Peralatan input (keyboard, scanner, kamera digital) dan output (printer, layar monitor)
  • Peralatan komunikasi data (ethernet card, modem)

Software

Berfungsi sebagai perantara (interface) antara pemakai dengan data physik pada database. Software pada sistem database dapat berupa:

  • Database Management System (DBMS), yang menangani akses terhadap database, sehingga pemakai tidak perlu memikirkan proses penyimpanan dan pengelolaan data secara detail
  • Program-program aplikasi dan prosedur-prosedur

User

Pemakai database dibagi atas 3 klasifikasi, yaitu:

  • Database Administrator (DBA) : Orang/team yang bertugas mengelola sistem database secara keseluruhan
  • Programmer : Orang/team yang bertugas membuat program aplikasi yang mengakses database, dengan menggunakan bahasa pemrograman, seperti Clipper, VB, Oracle baik secara batch maupun online untuk berinteraksi dengan komputer
  • End-user : Orang yang mengakses database melalui terminal, dengan menggunakan query-language atau program aplikasi yang dibuatkan oleh programmer

Read more…

Tags: