artificial intelligence part 5 (robotic)

Robotik adalah ilmu yang mematerikan kecerdasan/intelligencia terhadap energi artinya pengendalian secara cerdas terhadap gerakan yang terkoordinasi secara nyata.

Robot berasal dari bahasa chekoslovakia ‘robota’ yang artinya tenaga kerja (Create the Artificial life Robot ->Cheko is “worker”). Robot diharapkan dapat melihat, mendengar,menganalisa lingkungannya dan dapat melakukan tindakan-tindakan yang terprogram. Sekarang ini robot digunakan untuk maksud-maksud tertentu dan yang paling banyak adalah untuk keperluan industri seperti robot cybotech P15 yang banyak digunakan untuk pekerjaan mengecat. Robot juga banyak diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang berbahaya, kotor dan sulit(tiga dimensi/3D).

Robot modern pertama kali dikembangkan oleh Joseph Engelberger dan George Devoe yang kemudian mendirikan perusahaan Unimation Company. Pengaruh robot mulai terasa dalam industri ketika negara Jepang mulai menggunakan secara intensif.

Asimov’s 3 laws of robotics :

  1. Tidak boleh melukai manusia.
  2. Harus patuh terhadap perintah manusia, kecuali yang bertentangan dengan no. 1.
  3. Harus  mempertahankan diri, kecuali bertentangan dengan  no. 1. dan 2.

Tipe robot ada 2, yaitu:

  1. Tipe pertama bentuknya sudah fix dan membutuhkan tempat yang tetap, misalnya robot-robot perangkat  industri seperti yang digunakan untuk merakit mobil. Jenis ini  dioperasikan hanya dalam lingkungan terkendali  tinggi  yang telah dirancang untuk hal tersebut.
  2. Tipe kedua terdiri dari berbagai jenis robot otomatis/robot otonomous. Robot-robot ini dirancang untuk dioperasikan dalam dunia nyata. Robot jenis ini dibuat untuk bekerja seperti manusia. Robot jenis ini yang menarik bagi pemrogram AI.

Tangan  robot  umumnya dibentuk pada tangan  manusia,  kebanyakan tangan robot adalah six-axis arm, karena diperbolehkan untuk mendapatkan gerakan bebas.

Terdapat dua cara dalam mengajarkan robot, di mana robot-robot berpikir :

  1. Dengan menggunakan Teach Pendant.
  2. Diprogramkan dengan menggunakan bahasa kendali robot /robotic control language.

Autonomous Robot jauh lebih kompleks dari industrial robot, karena robot ini harus jauh lebih pandai. Jika  Autonomous Robot berhasil beroperasi dalam  lingkungan  tak terkendali dari dunia nyata(kehidupan sebenarnya), maka robot ini akan membutuhkan berbagai keahlian di mana industrial robot tidak membutuhkan.

Perception meliputi interpretasi penglihatan (sights), suara (sounds), smell (rasa) dan menyuruh / maraba (touch).
Action meliputi kemampuan mengendalikan / navigasi alam atau dunia dan memanipulasi objek.

Bookmarks:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Digg
  • LinkedIn
  • Twitter

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre user="" computer="" escaped="">