analisis data penelitian
1. Distribusi Frekuensi
2. Mean
3. Modus
4. Median
5. Standar Deviasi
Rentang = data terbesar – data terkecil
Banyaknya Kelas (k) = 1 + 3,3 log n (aturan sturges)
R (Rentang)
Panjang Kelas (P) = ————————-
K (Banyaknya Kelas)
CONTOH:
– Rentang Kelas = 21 – 8 = 13
– Banyak Kelas = 1 + (3,3) log 72 = 7,13 ditetapkan 7
– Panjang Kelas = 13 : 7 = 1,86 ditetapkan 2
Nomor Interval Kelas Frek Absolut Frek Relatif (%) Frek Kumulatif (%)
1 8 – 9 6 8,33 8,33
2 10 – 11 8 11,11 19,44
3 12 – 13 13 18,06 37,50
4 14 – 15 18 25,00 62,50
5 16 – 17 12 16,67 79,17
6 18 – 19 9 12,50 91,67
7 20 – 21 6 8,33 100,00
Jumlah 72 100
Rerata Hitung (Mean)
Contoh: Skor yang didapat sebagai berikut:
10,12,13,13,14,14,14,15,15,16,17,18,19,19
Maka rata-ratanya adalah:
= 14.9286
MEDIAN
Median merupakan nilai tengah setelah data disusun dari data terkecil sampai terbesar
Contoh:
10,12,13,13,14,14,14,15,15,16,17,18,19,19
Nilai tengah adalah antara 14 dan 15, sehingga mediannya merupakan nilai antara 14 dan 15 yaitu 14,5.
MODUS
Modus adalah data yang paling banyak muncul
Contoh: 10,12,13,13,14,14,14,15,15,16,17,18,19,19
Modusnya adalah 14
Deviasi adalah selisih data dengan mean
10,12,13,13,14,14,14,15,15,16,17,18,19,19
Rata-rata = 14,9286 dibulatkan 15
X x
10 -5
12 -3
13 -2
13 -2
14 -1
14 -1
14 -1
15 0
15 0
16 1
17 2
18 3
19 4
19 4
STANDAR DEVIASI
No Nilai (X) x x2
1 41 1 1
2 38 -2 4
3 48 8 64
4 32 -8 64
5 34 -6 36
6 36 -4 16
7 41 1 1
8 43 3 9
9 47 7 49
10 40 0 0
Total 400 0 244
UJI NORMALITAS
Langkah-langkah Pengujian Normalitas Kolmogorov-Smirnov
1.Data diurutkan dari data kecil ke data yang besar
2.Susunlah Distribusi Frekuensi Kumulatif Relatif (Fax)
3.Cari harga m ( men )
4.Cari harga s ( defiasi standart )
5.Hitung harga Z dengan rumus
X – m
Z = ————-
s
6.Hitung Distribusi Frekuensi Kumulatif Teoretis ( Fex)
7. Hitung selisih antara ( Fax ) dengan ( Fex )
8. Ambil angka selisi maksimum dan notasikan dengan Dmax
Dmax = ( Fax ) – ( Fex )
Bandingkan nilai Dmax yang diperoleh dengan nilai Da ( lihat Tabel )
Kriteria pengujian / pengambilan keputusan
H0 : Terima apabila Dmax £ Da
H0 : Tolak apabila Dmax > Da
CONTOH :
Data pengamatan dari 11 mahasiswa peserta kuliah yang datang terlambat (perhitungan dalam menit) mengikuti mata kuliah Riset adalah sebagai berikut:
2.2 1.8 3.1 2.9 1.4 5.2 0.8 4.1 3.8 3.5 2.7
Apakah keterlambatan itu normal
Penyelesaian : m = 2.8636 s = 1.2777
CONTOH 2 :
No X (Fax) Z Ztabel (Fex) Fax-Fex= Dmax
1 0.8 0.0909 -1.61 0.4463 0.0537 0.0372
2 1.4 0.1818 -1.15 0.3749 0.1251 0.0567
3 1.8 0.2727 -0.83 0.2967 0.2033 0.0694
4 2.2 0.3636 -0.52 0.1985 0.3015 0.0621
5 2.7 0.4545 -0.13 0.0517 0.4483 0.0062
6 2.9 0.5455 0.03 0.012 0.512 0.0335
7 3.1 0.6364 0.19 0.0754 0.5754 0.061
8 3.5 0.7273 0.50 0.1915 0.6915 0.0358
9 3.8 0.8182 0.73 0.2673 0.7673 0.0509
10 4.1 0.9091 0.97 0.334 0.834 0.0751
11 5.2 1 1.83 0.4664 0.9664 0.0336
Berdasarkan harga-harga yang ada pada tabel, ternyata diperoleh nilai selisih maksimum adalah (Dmax)= 0.0751. Kemudian dilihat harga D tabel dengan menggunakan parameter sebagai berikut: n = 11, dan untuk penguji 2 arah pada a = 0.05 didapat harga dari D (0.05) (11) = 0.391
Dari perhitungan harga Dmax = 0.0751 < Da = 0.391.
Dengan demikian Ho diterima.
REGRESI LINEAR SEDERHANA
Regresi adalah bentuk hubungan fungsional antara variabel-variabel.
Kegunaan Regresi untuk prediksi
Macam regresi: regresi linear dan Regresi nonlinear
Model Persamaan Regresi Ŷ = a + bX
Keterangan: X = skor variabel bebas (mis. kualitas pelayanan)
Y = Skor Variabel terikat (mis. Preferensi
berkunjung kembali)
a = konstanta regresi
b = koefisien arah regresi
Related posts: